Menguak cerita tentang keindahan arsitektur masjid memang
sangat menarik. Apalagi, jika masjid itu memiliki sejarah yang luar biasa. Bisa
jadi akan banyak pengunjung berbondong-bondong menyambanginya.
Salah satunya seperti di Dampfmaschinenhaus, Potsdam,
Jerman. Masjid itu tampak seperti masjid Turki, tetapi sebenarnya masjid itu
adalah stasiun pompa air yang menyamar.
Dilansir Amusing Planet bangunan itu didirikan
untuk mengakomodasi mesin tenaga uap kekuatan 81,4 HP atau tenaga kuda pada
abad ke-19. Teknik mesin yang digunakan untuk memompa air berasal dari Sungai
Havel ke Air Mancur di Sanssouci Park.
Air mancur di Sanssouci Park awalnya dirancang oleh Prusia
Raja Frederick Agung pada tahun 1750. Frederick berinvestasi dalam sistem air
mancur Sanssouci Park,untuk perkebunan baroque.
Air dari sungai Havel dipompakan ke Ruinenberg Hill untuk
mengairi kolam dan Air Mancur di depan istana Sanssouci, dan juga untuk
menyiram semua pepohonan di taman istana. Ketinggian air mancur bisa mencapai
38 meter.
Meskipun Frederick menghabiskan banyak uang membuat air
mancur, rencana itu tak pernah ia lepas meski kurangnya keahlian dan
pengetahuan teknis dari pembangun. Setelah upaya tak kunjung selesai dan telah
menghabiskan banyak uang, proyek ini akhirnya ditinggalkan pada tahun 1780.
Bangunan seperti Masjid ini sudah berdiri sejak tahun 1841
dan dibuat oleh arsitek bernama Persius atas permintaan Frederick William IV
yang terinspirasi dari bangunan Masjid di Cordoba.
Saat dibangun, bangunan ini merupakan satu satu gedung
tertinggi di Potsdam dan bisa dilihat dari Sanssouci Palace yang berjarak
sekitar 1 - 2 kilometer. Saat itu mesin pompa air digerakkan oleh tenaga uap
dan berkekuatan sekitar 80 HP dan pekerjaan konstruksi dikerjakan oleh August
Borsig.
Pada tahun 1895, mesin uap digantikan oleh yang baru dengan
mesin yang lebih kuat dengan 160 HP. Sejak 1937, pompa dijalankan oleh dua
pompa sentrifugal yang digerakkan oleh tenaga listrik. Pada September 1985,
rumah mesin uap diubah menjadi museum dan monumen teknis untuk dibuka secara
umum. Di dalam gedung banyak pameran permanen yang memberikan informasi tentang
sejarah bangunan dan mesin.
Sumber : http://life.viva.co.id/news/read/633052-menyambangi-masjid-berbentuk-stasiun-pompa-air-di-jerman

Tidak ada komentar:
Posting Komentar