Saat mendengar kata 'latihan beban', mungkin yang terbayang
dipikiran Anda adalah para lelaki bertubuh kekar yang sedang mengangkat beban
berpuluh-puluh kilo. Namun tahukah Anda, bahwa latihan beban tidak selamanya
seperti itu, dan memiliki banyak manfaat selain memperbesar otot Anda? Mari
simak ulasan berikut.
Apa itu latihan beban? Latihan beban atau sering disebut
resistance training atau resistance exercise adalah latihan yang ditujukan
untuk meningkatkan kekuatan otot. Latihan ini disebut latihan beban karena pada
latihan ini menggunakan beban yang akan dilawan (resist) oleh otot yang hendak
dilatih.
Beban apa yang dapat digunakan? Beban yang digunakan dapat
berupa mesin, alat, maupun berat tubuh orang yang berlatih tersebut. Jadi,
latihan beban tidak harus selalu menggunakan peralatan atau mesin canggih yang
banyak terdapat di gym, namun dapat berupa alat sederhana seperti dumble,
hingga botol minum yang diisi pasir, dan bahkan, tanpa menggunakan alat bantu
sekalipun, yaitu dengan menggunakan berat tubuh kita sendiri yang disebut
dengan latihan chalistenic.
Contoh paling umum dan paling sering dilakukan dari latihan
chalistenic ini adalah push up dan sit up yang dapat dilakukan di manapun dan
kapanpun.
Manfaat Melakukan Latihan Beban
Banyak yang menganggap latihan beban hanya diperuntukan bagi
mereka yang ingin membentuk tubuh kekar dan 'berkotak-kotak'. Anggapan ini
tidak sepenuhnya benar, karena selain untuk membentuk otot, latihan beban juga
memiliki banyak manfaat sebagai berikut:
1. Meningkatkan Metabolisme Tubuh
Banyak anggapan yang beredar di masyarakat bahwa satu-satunya olah raga yang dapat menurunkan berat badan adalah dengan melakukan olahraga aerobik seperti jogging, bersepeda, dan sebagainya. Padahal dengan meningkatkan massa otot, metabolisme tubuh, termasuk pembakaran lemak, akan ikut meningkat. Hal ini apabila dikombinasikan dengan olah raga aerobik akan sangat membantu Anda mencapai berat badan ideal yang diinginkan.
Banyak masyarakat yang beranggapan apabila kita melakukan
latihan beban, maka tubuh tidak akan menjadi ramping, namun malah membesar
karena otot yang membesar. Kenyataannya, untuk memperbesar massa otot hingga
tampak besar seperti para atlet binaraga tidaklah semudah itu. Pola latihan
yang diterapkan pun tidaklah sama. Dengan pola latihan yang benar, kita dapat
membuat bagian tubuh terlihat ramping tanpa
harus terlihat seperti Arnold Schwarzenegger.
2. Mencegah Berbagai Penyakit dan Komplikasinya
Latihan beban terbukti dapat mencegah berbagai penyakit.
Salah satu penyakit yang dapat dicegah, bahkan dibantu dikendalikan dengan
latihan beban adalah diabetes atau kencing manis. Sebuah studi yang dilakukan
oleh Dunstan, et all pada tahun 2002 di Australia, menunjukan bahwa kadar gula
darah pada subjek penelitian (pasien diabetes) yang melakukan latihan beban
dapat menurun tiga kali lipat dibanding subjek yang tidak melakukan latihan
beban. Hal ini terjadi karena otot dibuat lebih banyak menggunakan gula darah
sehingga tingkat gula di dalam aliran darah dapat diturunkan.
Selain diabetes, contoh penyakit lain yang dapat dicegah dan
dikendalikan melalui latihan beban adalah Hipertensi, Hiperkolesterolemia
(tingginya kadar kolesterol darah), nyeri pinggang, dan nyeri sendi.
3. Meningkatkan Kepadatan Tulang dan Menurunkan Risiko
Osteoporosis
Dengan latihan beban yang proporsional, tulang juga akan
mendapatkan tekanan mekanik. Tekanan mekanik ini selanjutnya akan merangsang
tulang untuk meningkatkan kepadatannya, sehingga mencegah pengeroposan tulang
atau yang biasa disebut asteoporosis. Sebuah penelitian yang dilakukan di sebuah
universitas di Amerika Serikat menunjukan bahwa latihan beban dapat mengurangi
risiko patah tulang akibat osteoporosis pada wanita berusia 50-70 tahun yang
telah mengalami menopause.
4. Meningkatkan Performa untuk Aktivitas Sehari-hari
Seseorang dengan kekuatan otot yang baik sudah tentu akan
dapat melakukan aktivitas sehari-hari dengan lebih leluasa. Seperti mengangkat
dan memindahkan barang berat, melakukan pekerjaan rumah yang memerlukan
kekuatan ekstra, sampai bermain dengan si kecil.
Untuk Anda para ibu rumah tangga, tidak akan ada lagi
kesulitan untuk mengganti galon air minum, meskipun suami sedang tidak ada di
rumah. Membawa sendiri barang-barang belanjaan dari pasar pun, siapa takut?
5. Memperbaiki Postur dan Keseimbangan
Otot tubuh yang kuat akan memperbaiki postur dan
keseimbangan tubuh. Otot yang dimaksud di sini adalah otot-otot inti (core
muscles) yang meliputi otot-otot pada batang tubuh Anda. Semakin kuat otot-otot
core Anda, maka semakin stabil postur tubuh Anda, sehingga memperkecil risiko
cedera yang diakibatkan karena jatuh atau kesalahan gerak.
Solusi Bagi Orang Sibuk yang Ingin Latihan Beban di Rumah
Sekali lagi, Anda tidak perlu khawatir harus menyiapkan
beban berkilo-kilo untuk Anda angkat demi mendapatkan kekuatan otot yang baik.
Anda pun dapat melakukan latihan beban sederhana tanpa harus menyempatkan waktu
pergi ke pusat kebugaran. Dengan melakukan latihan calisthenic, Anda sudah bisa
memperoleh banyak manfaat seperti yang telah kita bahas sebelumnya.
Anda dapat memulainya dengan melakukan squat, push up, sit
up, dips, core plank, dan gerakan gerakan lain yang dapat Anda pelajari dengan
mudah melalui internet, dan dapat dilakukan tanpa menggunakan alat-alat
khusus.
Untuk para pemula, American College of Sport Medicine
merekomendasikan frekuensi latihan beban cukup dilakukan dua hingga tiga hari
(yang sebaiknya tidak berurutan) dalam seminggu, dengan 8-12 repetisi
(pengulangan gerakan) tiap set, dan dilakukan cukup sebanyak 1-3 set
saja.
Cukup mudah bukan? So, what's your excuse?
sumber : http://health.detik.com/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar